JENIS-JENIS MATRIKS
Jenis-jenis matriks dapat dibagi
berdasarkan ordo dan elemen / unsur dari matriks tersebut.Berdasarkan ordo
Matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
1.
Matriks
Bujursangkar adalah matriks yang memiliki ordo n
x n atau banyaknya baris sama dengan banyaknya kolom yang terdapat
dalam mtriks tersebut. Matriks ini disebut juga dengan matriks persegi berordo n.
Contoh :
Contoh : A = ( 2 1 3 -7 )
- Matriks Kolom adalah Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom.
Contoh :
- Matriks Tegak adalah suatu matriks yang banyaknya baris lebih dari banyaknya kolom.
Contah :
- Matriks datar adalah Matriks yang banyaknya baris kurang dari banyaknya kolom.
Contoh :
Berdasarkan elemen-elemen
penyusunnya matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
- Matriks Nol adalah Suatu matriks yang setiap unsurnya 0 berordo m x n, ditulis dengan huruf O.
contoh :
- Matriks Diagonal adalah suatu matriks bujur sangkar yang semua unsurnya , kecuali unsur-unsur pada diagonal utama adalah nol.
Contah :
- Matriks Segi Tiga adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur-unsur dibawah atau diatas diagonal utama semuanya 0 .
Contoh :
Dimana Matriks C disebut matriks segi tiga bawah dan matriks D disebut
matriks segitiga atas.
- Matriks Skalar adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya sama.
Contoh :
- Matriks Identitas atau Matriks Satuan adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya satu ditulis dengan huruf I.
Contoh :
- Matriks Simetri adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur pada baris ke-i kolom ke-j sama dengan unsur pada baris ke-j kolom ke-i sehingga aij = aji .
Contoh :
- Matriks Segitiga Atas
Matriks segitiga atas adalah matriks
persegi yang elemen-elemen di bawah diagonal utamanya bernilai nol.
- Matriks Segitiga Bawah
matriks segitiga bawah adalah
matriks persegiyang elemen-elemen di atas diagonal utamanya adalah nol.
Operasi Pada Matriks
1. PENJUMLAHAN MATRIKS
Penjumlahan matriks hanya dapat
dilakukan terhadap matriks-matriks yang mempunyai ukuran (orde) yang sama. Jika
A=(aij ) dan B=(bij ) adalah matriks-matriks berukuran
sama, maka A+B adalah suatu matriks C=(cij ) dimana (cij )
= (aij ) +(bij ) atau [A]+[B] = [C] mempunyai ukuran yang
sama dan elemennya (cij ) = (aij ) +(bij )
A+C
tidak terdefinisi (tidak dapat dicari hasilnya) karena matriks A dan B
mempunyai ukuran yang tidak sama.
2. PENGURANGAN MATRIKS
Sama
seperti pada penjumlahan matriks, pengurangan matriks hanya dapat dilakukan
pada matriks-matriks yang mempunyai ukuran yang sama. Jika ukurannya berlainan
maka matriks hasil tidak terdefinisikan.
3. PERKALIAN MATRIKS DENGAN SKALAR
Jika k adalah suatu bilangan
skalar dan A=(aij ) maka matriks kA=(kaij ) yaitu suatu
matriks kA yang diperoleh dengan mengalikan semua elemen matriks A dengan k.
Mengalikan matriks dengan skalar dapat dituliskan di depan atau dibelakang
matriks. Misalnya [C]=k[A]=[A]k dan (cij ) = (kaij
)
Pada perkalian skalar berlaku
hukum distributif dimana k(A+B)=kA+kB.
PERKALIAN MATRIKS DENGAN MATRIKS
Beberapa hal yang perlu
diperhatikan :
- Perkalian matriks dengan matriks umumnya tidak komutatif.
- Syarat perkalian adalah jumlah banyaknya kolom pertama matriks sama dengan jumlah banyaknya baris matriks kedua.
- Jika matriks A berukuran mxp dan matriks pxn maka perkalian A*B adalah suatu matriks C=(cij ) berukuran mxn dimana
cij = ai1b1j + ai2b2j
+ ai3b3j + ………………….+ aipbpj
Beberapa Hukum Perkalian Matriks :
- Hukum Distributif, A*(B+C) = AB + AC
- Hukum Assosiatif, A*(B*C) = (A*B)*C
- Tidak Komutatif, A*B ¹ B*A
- Jika A*B = 0, maka beberapa kemungkinan
(i) A=0 dan B=0
(ii) A=0 atau B=0
(iii) A¹0 dan B¹0
- Bila A*B = A*C, belum tentu B = C
Sumber by :https://asthi9februari92.wordpress.com/2013/01/10/jenis-jenis-matriks/
http://matriks-kelompok5.blogspot.co.id/2012/06/operasi-pada-matriks.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar